basa basi dimulai

BERHUBUNG.
saya adalah seorang yang kata dokter saya tingkat stressnya tinggi... maka sekarang, seperti jaman dulu.. saya ingin rajin blogging lagi. dan kali ini saya tidak akan blogging yang fiksi-fiksi. saya mau basa basi terooos tiap hari.
BERHUBUNG
yang baca blog saya kan ya itu-itu aja...
hehe

so.. this is it.. basa basi ala chef afifa.. *lho?*

first thing about me right now

saya sudah menikah dengan 0 anak.. sedang dalam proses penggodokan.. sudah satu tahun beberapa bulan saya menikah, belum juga dikaruniai anak.. saya yakin benar ini lah yang terbaik. BAYANGKAN, kalau saya hamil 3 bulan yang lalu.. saya masih bolak balik jakarta untuk skripsi... kasihannya anak saya.. diajak ngerjain skripsi sampe ke bandung, naik angkot, travel dan lain-lain.
dan BAYANGKAN kalau saya langsung hamil.. DIJAMIN saya tidak akan mengerjakan skripsi. Sibuk membaca modul perkembangan anak dari berbagai sumber.
i've been waiting for a baby since high school... :p

sekarang saya sudah lulus.. tapi masih perlu perbaikan..

sekarang, saya sedang dalam masa terapi hormon.. terapi ini sudha berlangsung sejak bulan Juni. Selama terapi berlangsung saya tidak akan hamil. Terapi ini berfungsi untuk mengatur rutinitas menstruasi saya. Saya kan kadang-kadang ngga mens sampai dengan 4 bulan. Pokoknya saya hanya mens kalau saya liburan. Nah, terapi ini berfungsi untuk mengatur mens saya.. biar apapun yang terjadi saya tetap mens pada waktunya. semoga berhasil, karena sejak terapi tersebut dimulai sampai sekarang, saya sudah menabung 5 KG di tubuh saya.

Obat terapi terakhir akan habis dalam 14 hari lagi. Setelah itu saya akan mens, dan setelah mens mens, saya harus benar-benar memperhatikan.. apakah bulan depannya saya mens tepat waktu? jika tidak.. maka 5 KG itu akan tetap menjadi tabungan dan baiklah.. mungkin saya memang butuh perbaikan gizi.. :p

we'll see about that later.. mean while... on this HOLY MONTH.. let's pray for the best.. :)

abang sudah tidak sabar... karena abang tidak sabar, saya jadi lebih sabar. Walaupun... saya selalu menangis setiap lihat anak kecil. Apalagi kerjaan saya sehari-hari selain bekerja dikantor adalah mengurus Musa, my sister's little boy.. jadi ya otomatis saya sering menitikkan air mata atau bahasa prancis/solo nya"brebes mili" hehehe

oke.. sepertinya cukup untuk saat ini..

btw, saya mau tes TORCH tapi mahaaaal... sepertinya harus menunggu THR keluar, barulah saya bisa tes.. tes paling murah di Makmal UI, saya belum cek berapa harga terbarunya. dan lokasinya pun jauh sekali..
hiks.. sidang telah menguras habis tabungan hasil saya bekerja selama 8 bulan... :(
tapi alhamdulillah deh lulus dengan nilai yang memuaskan...

udah ah... see u.. :)

melancholy

Blog seseorang mengarahkan saya pada blog lainnya, get your melancholy on

Sudah beberapa kali saya membaca blog itu, dan petang ini, karena membaca blog itu, saya mendadak merasa rindu yang menyedihkan tapi juga bersyukur. Sudah sejak lama sejak terakhir kali saya merasakan melankolis. Sendu-sendu gimanaaa gitu.

Dulu saya hampir selalu dalam keadaan melankolis. Merenungi kehidupan saya: diam, layu, sayu. Saya tidak berekspresi murung tapi hati saya yang merasakannya.

Saya menikmati melankolisme saya, membuat saya jadi terus menulis, berkarya, dan memiliki alasan untuk menyentuh sisi lain dunia saya: imajinasi. Saya sempat memelihara dan tidak ingin meninggalkan teman imajinasi saya. Dari mulai namanya adalah rangga dan ia tertabrak mati saat hendak menyeberangkan saya. Rangga kemudian saya panggil Mas, yang hidup di dunia berbeda, bersi bijaksananya saya.

Baru kali ini saya membuka identitas mereka.
See, ini berarti saya mulai melepaskannya. Apakah iya?

Mungkin kehidupan telah membuat saya terpaksa dewasa. Kedewasaan membuat saya HARUS meninggalkan itu semua. Sekarang saya terjerat oleh pekerjaan, keinginan untuk segera lulus, aktifitas membuat sarapan, cemas ketika suami belum pulang, doa ingin segera diberi keturunan, mencari celah mendapatkan tambahan uang untuk beli rumah, mencarikan suami saya pekerjaan yang lebih baik, daaan lain-lain: semua dunia tanpa imajinasi.

Malam ini saya rindu drama-drama kehidupan lama saya. Saya rindu sosok ScHeiKa yang kehadirannya saya lebih-lebihkan; Sosok yang saya katakan adalah MAS dalam kehidupan nyata: seorang pemain harmonika yang sering berdrama dengan saya; Seseorang yang selalu hadir di hujan sore hari. Teman-teman pada suatu masa yang semuanya menyimpan kebohongan: mereka bukan teman sejati tapi mereka sungguh adalah cipratan gelap kehidupan saya yang kemudian membuat saya terinspirasi.
Mereka semua sudah menjalani kehidupannya masing-masing, begitu pula saya. Sebagian dari mereka terpaksa "nyangkut" dengan saya, sebagian lagi hilang, sebagian lagi datang dan pergi.

saya rindu perasaan melankolis itu. Apakah tampak tidak bersyukur pernyataan saya barusan. Bagaimana bisa seseorang tidak menikmati masa bahagianya?

p.s: saya akan sidang skripsi beberapa hari lagi. so much reality but i'm to tired to dream

TA

selalu saja ada ujian dari atas sebelum kita menghadapi ujian sidang. sebelum saya sidang proposal, karya saya sakit. sebelum sidang karya ilmiah, karya saya hilang. sebelum sidang ujian akhir semester untuk mata kuliah yang paling sulit, printer ngadat.
daaaaaaaaaaan lain-lain
hari ini adalah hari terakhir pengumpulan berkas ujian dan dosen pembimbing pertama saya ribet.

oke, saya tidak akan cerita, karena saya sudah 4x bercerita. tapi saya cuma mau numpang ngeluh, biar air mata saya ngga jadi keluar. berharap tetap bisa berdiri, dan ngga lemes seperti ini

can i do it?

sempat merasakan banyak keraguan.. apakah saya mampu?

can i?

ngeluh

pagi-pagi sudah online. ini pertanda bahwa suasana hati saya sedang sangat buruk.

hormone
tanpa katalis pun hormon saya sudah sangat cepat mengontrol seluruh emosi saya. 1 bulan terakhir saya mengkonsumsi katalis hormon dan akibatnya: setiap hari bertemu wajah muram saya

air
air di rumah sedang tidak beres, rasanya seperti oli, atau bangkai, atau apalah. akibatnya setiap berkumur atau sikat gigi, selalu diakhiri dengan muntah

rumah
sedang di renovasi besar-besaran

hubby
harus menjaga rumah mertua yang sedang ke palembang setiap 2 hari sekali.

kuliah
tidak jadi sidang karena alasan yang tidak dapat saya terima

religi
merasa tidak pernah bersyukur

beda

Seringkali saya katakan pada kolega dan murid saya, bahwa semua manusia itu berbeda, jika suatu hari mereka berani untuk mengatakan seseorang "berbeda" dari mereka, dan atas nama perbedaan mereka menjauhi, saya akan segera menertawakan mereka keras-keras, bertanya pada mereka, apa yang membuat mereka berpikir MEREKA adalah kelompok yang sama?

dan setelah muncul kalimat itu, bahwa setiap manusia berbeda, tentunya muncul logika selanjutnya, yaitu tidak ada alat ukur untuk membandingkan perbedaan.
saya setuju.

tapi pada kenyataannya, saya sendiri, seorang yang berkoar-koar tentang itu semua, tidak bisa menahan diri untuk membeda-bedakan. Terutama menyangkut diri saya sendiri. saya selalu membedakan dan membandingkan anatara saya, dan orang lain.

saya sadar betul, saya adalah orang yang berbeda. pilihan-pilihan saya seringkali berbeda dari orang lain, pola pikir saya seringkali tidak nyambung dengan orang lain, daaaan lain-lain. dan semua perbedaan itu membuat saya seringkali merasa bahagia dan bangga. tapi untuk tidak membandingkan, sulit sekali.

damn, being human is hard. is it? or it's just me?

tauk ah...

dead

hari ini adalah hari penyiksaan untuk saya. Jika biasanya kesendirian adalah momen dimana saya bisa menikmati dunia, berbahagia dan refresh my mood, hari ini nampaknya tidak. Saya berkutat dengan kobohongan yang agak-agak tidak bisa saya tahan. Saya menyiksa diri saya sendiri. Sampai kemudian mereka datang dan mengangkat saya.
Saya tersenyum.
Tapi malam ini, mendengarkan nyanyian dan petikan gitar seseorang, saya merasa benar-benar terbunuh. Kepercayaan diri sayayang tipis mendadak hilang.

Bukan karena lagu yang ia nyanyikan adalah lagu yang indah. Bukan karena suaranya bagus, suaranya hanya cukup. Bukan karena petikan gitarnya karena saya memang mudah terbius dengan petikan gitar. Lebih karena keberadaan dirinya dalam lagu yang ia nyanyikan, keberadaan dia di dunia, dan kenyataan bahwa ia jauh lebih baik dibandingkan saya.
resmi, hari ini saya deklarasikan bahwa: saya bukan siapa-siapa lagi.

let me just have my own darkness, and be gone forever.
kamu sukses membuat saya hilang dari dunia.