baby musa

saya sibuk melarikan diri ke dunia yang jauh lebih menyenangkan dibandingkan kehidupan yang sebenarnya. Kakak memberikan saya keponakan pertama, cucu pertama untuk ayah dan ibu. Namanya Musa Kazhim. Beratnya 3,5 kg ketika lahir, panjangnya 51 cm ketika lahir. Hari ini iaberumur 8 hari, pasti sudah lebih besar.
i love you baby musa...

hei.. *kecil-kecil sudah pintar ngegoda*


pipi gembulnya yang bikin saya selalu pengen dikiiiiiiiiiiit aja mencubit atau menggigit
First Smile
Kesel karena dikeluarin dari perut Umma
Cobain tengkurep supaya sehat dan kuat


Dan saya tidak akan membiarkan orang-orang merusak kebahagiaan saya dengan bertanya "afifa kapan nih?" i really hate that question. Dan saya tidak akan menggubris mereka-mereka yang senantiasa bertanya "nggak pengen yang begini?" atau "udah isi belom?"

itu basa-basi, saya benci basa-basi.

lebih baik saya diamkan saja, dan mempermainkan musa seperti dia anak saya sendiri. i love you musa.. mwach :*

P.S : abang bilang, "baru punya ponakan aja aku dah ditinggal terus gimana ntar punya anaaak..." nyahahahahaha sorry hubby

i love you till the end

Saya dan abang memang memiliki selera yang berbeda dalam hal musik. Sementara ia menyukai top 20 music, saya tidak suka lagu-lagu yang umumnya ada di top 20. Terutama kalau itu top 20 nya Indonesia jaman sekarang. Abang tidak nyaman mendengarkan playlist lagu-lagu saya yang katanya "terdengar asing". Memang orang pada umumnya tidak senang mendengarkan lagu dari mp3 karena rata-rata lagu aneh yang tidak banyak orang tahu, atau lagu jazz.
Tapi, lagu yang sudah pasti kami berdua bisa nikmati adalah lagu-lagu the beatles.

Malam ini, saya merasa lucu sekali. Abang memasang lagu yang katanya "romantis" dan melingkarkan tangannya di lehernya yang sedang terasa hangat. Hehehe... we danced like a crazy person. And it was fun...

I'm lost for words don't tell me
All I can say
I love you 'till the end

Malam ini ditengah kekonyolan dan norak itu, saya merasa sangat menyayangi abang. dan bersyukur Tuhan memilihkan ia untuk mendampingi saya.

sembuh

i feel refreshed this morning.. thanks to hubby...
seminggu kemarin saya merasa saaaaaaaaaaaaaaaaaangat bosan dan malas melakukan apapun. Yang saya lakukan adalah menetap di kamar, nonton dvd, tidur, nonton lagi, tidur lagi, masak, tidur lagi, bla bla bla.. pokoknya melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat hari saya cepat habis. I desperately need a vacation. Saya menutup diri dari semua kegiatan sosial. Sms-sms yang masuk tidak ada yang saya balas, telepon yang masuk saya reject, tidak membuka social networking apapun, bla-bla-bla. *saya baru ingat kakak laki-laki saya yang jarang bicara itu tiba-tiba sms 3 hari yang lalu menanyakan kabar tapi belum saya balas sampai sekarang*

jadi... Kamis malam saya curhat kepada abang tentang apa yang saya rasakan. Sebenarnya saya sendiri tidak terlalu mengerti apa yang terjadi di hati dan pikiran saya. Mengapa tiba-tiba jadi seperti ini? tapi akibat beberapa hari penuh tidur dan bengong dan marathon One Tree Hill, Sex and The City dan grey's anatomy, saya jadi ngarang-ngarang sendiri, kira-kira apa yang membuat saya seperti ini.

eniwei... akhirnya hari jumat, sebelum rutinitas ketemuan di pejaten village sama abang untuk berangkat ke kramat jati, saya memutuskan nonton dulu.

Hell, how i miss spending my me time in a cinema. Saya nonton Harry Potter 7 jam 15.15 sampai 17.20 kemudian berlari ke abang yang menunggu di tempat drop off walaupun sebenrnya nggak boleh sama pak satpam. Si pak satpam itu senyam senyum liat saya yang tiap jumat pasti [unya adegan bolak-balik drop off.

Saya mulai senang, lumayan lah.

Besoknyaaaa.... "ayo bang, ke bogor yuk..."
mau kemana dan ngapain saya juga nggak ngerti, Wong saya nggak tahu apa yang ingin saya lakukan. Kami memutuskan untuk makan siang di bogor dan jalan-jalan aja nggak pake tujuan sampe sore atau maghrib. Tapi ternyata sang mertua ngajak makan di Pak Atok di daerah sentul. Baiklah.. makan disana, menikmati ikan gurame yang si abang sangat suka itu, kemudian menuju bogor.

Di perjalanan... "Mau kemana niiiiiiiiiiiiiih??"
saya ajak si abang ke bogor cari sendal yang lebih proper untuk jalan-jalan dibandingkan sang gladiator yang saya pakai kemana-mana. Ketemu 2! sandal murah a la kota kembang seharga 26.000 dan sandal jalan a la mas Yongki seharga 86.000 kalo ngga salah. Tentunya saya cara hanya di tempat diskon mengingat kaki saya yang sering makanin sepatu.

Setelah itu... KEMANA NIIIIIIIIIIIIH!!!

perut kenyang sedangkan tempat-tempat yang saya tau hanya tempat makan. Baiklah mutar muter, sholat, saya nemu bukunya Ria Kriwil yang 50% off jadi saya beli 1.. kemudianke Macaroni Panggang. Tadinya saya pengen ke Mangarie di jalan pakuan tapi muacet nyaaaaa.....
Saya menikmati sore di MP dengan cuaca sehabis hujan yang SUPERB!!

Jam 5 kami memutuskan untuk pulang karena nggak tau lagi mau kemana. Sayapengen ke istana/kebun raya/museum tapi semuanya udah nggak bisa dikunjungi. Baiklah pulang saja lah..

tapiiiiiii dijalan si abang baca iklan bank BRI yang berkaitan dengan Timezone. Impulsively i said, "BANG! Ke timezone yuk!" dan abang langsung meng oke kan.

Ke botani square yang ternyata nggak ada timezone, tapi alhamdulillah ada Funworld.

main hockey abang menang 7-2. Hehehe... main yang balapan itu saya menang dong... terus main basket lumayan sukses tapi g dapet hadiah apa-apa. Main bowling dapet 19 kartu. Yay! trus abang nyobain main drum apalah itu yang kaya di guitar hero itu... saya senang lah pokoknya...

terus pulang deh.. ke cibonong... spend the night there... sampe sekarang juga masih di cibinong.. notnon sinchan.. mungkin sekarang udah abis.. saya nggak perhatiin...

intinya saya sepertinya sudah sembuh... :)

sudah dua hari ini saya tidak masuk kerja.
sudah 3 minggu ini saya menulis dan membuang tulisan saya
sudah 1 bulan ini saya tidak membuka file skripsi saya
sudah 2 bulan ini merasa lelah.

mungkin karena saya tidak lagi menulis, saya jadi lelah. Mungkin karena saya terus menerus mengeluh, saya jadi lelah. Mungkin karena saya mengunci diri, saya jadi lelah.
bosan.

saya butuh liburan panjang entah kemana.
saya mau browsing sekarang.
supaya kemudian saya punya cerita yang menyenangkan dan fresh.

atau ini waktunya membuat blog baru-lagi?

karena kata adalah istana, kata IA

tulisan ini saya khususkan untuk Ia.
Ia, setiap kali aku membaca tulisanmu, aku selalu ingin menangis. Teringat bagaimana aku tidak lagi punya waktu untuk menuliskan perasaan-perasaanku. Terlalu lelah untuk melepaskan melankolisme kedalam kata. Terlalu bersemangat untuk mengekspresikan bahagiaku lewat barisan huruf.
Ia, setiap kali aku membaca tulisanmu, aku selalu ingin menangis. Teringat bagaimana semena-mena dan self centered nya aku karena menganggap tulisanmu adalah cerminan kehidupanku. Lucu.
Ia, bagaimana kau sempat melepaskan keluh, peluh, tawa dan senyummu dalam kata-kata yang begitu indah -ditengah suara tangis anak-anakmu, panggilan dari istrimu, dan waktu bekerjamu?

aku sedikit merindukan masa-masa sendiriku.

karena kata adalah adalah istana, katamu. Ya, aku setuju. Apalagi kata-kata itu adalah tulisan perasaan

ngomel

Sore ini saya menghabiskan waktu sendiri di rumah. Akhirnya setelah sekian lama saya merasakan kehidupan yang terlalu ramai, saya merasakan tenang ini lagi. A whole day of silent. Enjoying myself in the room watching DVDs. Saya benar-benar menikmati hari ini sampai pada waktu dimana saya membaca kekecewaan yang mendalam terhadap berbagai hal.
Dimana saya membaca semua itu? Di mimpi saya, di handphone saya, di halaman blog saya yang telah lama tidak ter update.

Saya nyalakan speaker dan memasang lagu-lagu jadul versi GLEE cast, saya menulis.

Seperti hari-hari kemarin, saya ingin menangis. Saya bukan tidak bahagia. Saya hanya merasa adanya keperluan untuk menangis. Menangisi apa saya pun tak tau. Air mata ini hanya terus terus terus keluar tanpa bisa saya cegah. Saya merasa membutuhkan sebuah pelukan tapi saya juga tahu pelukan itu hanya akan menambah derasnya air mata saya mengguyur wajah.

Lihatlah betapa penuhnya blog saya dengan keluhan keluah, atau kesedihan. Bukankah kata mereka saya adalah orang yang bahagia? Kebahagiaan itu menguap sejak saya kuliah. Berganti menjadi skeptisme dan ketidakpercayadirian yang bersembunyi dalam jiwa saya.

Pernah saya katakan pada suami saya, "aku merasa pujian yang diberikan kepadaku adalah sebuah sindiran. dan itu berlaku kepada semua orang kecuali ibu, kakak dan ayah." Kalau mau tahu kehidupan saya ketika SMA dulu, saya sering berkaca dan mengatakan pada diri saya bahwa saya tidak jelek-jelek amat kok. Dan sekarang yang sering saya katakan di depan kaca adalah bagaimana rambut saya tidak mau diatur, lingkar mata saya lebih hitam daripada seharusnya, dan lain lain.

by the way, saya sudah sendirian dari pukul 12 tadi siang sampai sekarang, sudah maghrib dan entahlah kapan mereka akan pulang. Suami saya sedang bekerja di luar kota. Saya duduk dalam keadaan sakit dan takut akan mendapatkan penyakit yang sama seperti waktu itu. saya pun merasa bersalah karena kurang bertanggung jawab terhadap pekerjaan saya, setidaknya itulah yang ia katakan.

Saya mau tidur lagi saja.

Crot cret dasar setan

..Masih dalam suasana cemburu abis baca blog tentang burung yang membebaskan binatang bernama aneh lengket-lengket suka ngisep darah..

Baca coba..

Nama saya ada di karya bersejarahnya. Nama kamu tidak! Hahaha..


... Dasar setan suka bisik-bisikin hal ngga penting bikin saya terpengaruh dan jadi aja dosa..

Maafin saya ya.. Maklumi saja saya yang bontot dan ngga mau ditinggalin