karena kata adalah istana, kata IA

tulisan ini saya khususkan untuk Ia.
Ia, setiap kali aku membaca tulisanmu, aku selalu ingin menangis. Teringat bagaimana aku tidak lagi punya waktu untuk menuliskan perasaan-perasaanku. Terlalu lelah untuk melepaskan melankolisme kedalam kata. Terlalu bersemangat untuk mengekspresikan bahagiaku lewat barisan huruf.
Ia, setiap kali aku membaca tulisanmu, aku selalu ingin menangis. Teringat bagaimana semena-mena dan self centered nya aku karena menganggap tulisanmu adalah cerminan kehidupanku. Lucu.
Ia, bagaimana kau sempat melepaskan keluh, peluh, tawa dan senyummu dalam kata-kata yang begitu indah -ditengah suara tangis anak-anakmu, panggilan dari istrimu, dan waktu bekerjamu?

aku sedikit merindukan masa-masa sendiriku.

karena kata adalah adalah istana, katamu. Ya, aku setuju. Apalagi kata-kata itu adalah tulisan perasaan

ngomel

Sore ini saya menghabiskan waktu sendiri di rumah. Akhirnya setelah sekian lama saya merasakan kehidupan yang terlalu ramai, saya merasakan tenang ini lagi. A whole day of silent. Enjoying myself in the room watching DVDs. Saya benar-benar menikmati hari ini sampai pada waktu dimana saya membaca kekecewaan yang mendalam terhadap berbagai hal.
Dimana saya membaca semua itu? Di mimpi saya, di handphone saya, di halaman blog saya yang telah lama tidak ter update.

Saya nyalakan speaker dan memasang lagu-lagu jadul versi GLEE cast, saya menulis.

Seperti hari-hari kemarin, saya ingin menangis. Saya bukan tidak bahagia. Saya hanya merasa adanya keperluan untuk menangis. Menangisi apa saya pun tak tau. Air mata ini hanya terus terus terus keluar tanpa bisa saya cegah. Saya merasa membutuhkan sebuah pelukan tapi saya juga tahu pelukan itu hanya akan menambah derasnya air mata saya mengguyur wajah.

Lihatlah betapa penuhnya blog saya dengan keluhan keluah, atau kesedihan. Bukankah kata mereka saya adalah orang yang bahagia? Kebahagiaan itu menguap sejak saya kuliah. Berganti menjadi skeptisme dan ketidakpercayadirian yang bersembunyi dalam jiwa saya.

Pernah saya katakan pada suami saya, "aku merasa pujian yang diberikan kepadaku adalah sebuah sindiran. dan itu berlaku kepada semua orang kecuali ibu, kakak dan ayah." Kalau mau tahu kehidupan saya ketika SMA dulu, saya sering berkaca dan mengatakan pada diri saya bahwa saya tidak jelek-jelek amat kok. Dan sekarang yang sering saya katakan di depan kaca adalah bagaimana rambut saya tidak mau diatur, lingkar mata saya lebih hitam daripada seharusnya, dan lain lain.

by the way, saya sudah sendirian dari pukul 12 tadi siang sampai sekarang, sudah maghrib dan entahlah kapan mereka akan pulang. Suami saya sedang bekerja di luar kota. Saya duduk dalam keadaan sakit dan takut akan mendapatkan penyakit yang sama seperti waktu itu. saya pun merasa bersalah karena kurang bertanggung jawab terhadap pekerjaan saya, setidaknya itulah yang ia katakan.

Saya mau tidur lagi saja.

Crot cret dasar setan

..Masih dalam suasana cemburu abis baca blog tentang burung yang membebaskan binatang bernama aneh lengket-lengket suka ngisep darah..

Baca coba..

Nama saya ada di karya bersejarahnya. Nama kamu tidak! Hahaha..


... Dasar setan suka bisik-bisikin hal ngga penting bikin saya terpengaruh dan jadi aja dosa..

Maafin saya ya.. Maklumi saja saya yang bontot dan ngga mau ditinggalin

I light up their life

Saya minta maaf untuk sombongnya postingan ini. Tapi ini adalah apa yang sering saya lakukan ketika saya merasa down atau sedih karena perbuatan seseorang..

So many dreams they kept deep inside them along in the dark but then i've come along
I light up their life
I give them hope to carry on
I light up their days and fill their nights with songs romance
No it cant be wrong cos i light their life

Saya sangat berjasa pada mereka.tanpa saya mereka tak akan seperti ini. Sekali-dua kali,atau bahkan seringkali mereka pasti merindukan saya.

Masalah Gender

4:19:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
Kenapa saya harus merasakan nafas yang tercekat tadi, ketika saya mengira melihat seseorang yang pernah dekat dengan saya?

Kenapa saya harus merasa tercekat tadi, ketika mendengar kata-kata cinta dari orang yang pernah mencintai saya?

Padahal saya tidak lagi memiliki ikatan atau rasa cinta atau hubungan apapun dengan orang-orang tersebut.

Saya rasa saya sekedar takut tergantikan. Padahal saya juga tahu sudah lama posisi saya sedikit mengalami pergantian. Dari orang yang dicintai menjadi orang yang PERNAH dicintai.

Padahal hidup saya lebih bahagia sekarang. Mengapa tetap saja ada sesak itu?

Apakah ini semua mentang-mentang saya wanita?

bahagia untukmu? bohong!

tahukah kau apa yang membuat tawaku sangat keras sore ini? Adalah kenyataan bahwa keinginan melihatmu terbebas dan bahagia adalah keinginan yang penuh dengan basa-basi, klise dan tidak masuk akal. Aku bukan tipe wanita baik-baik yang bisa merelakan begitu saja apa-apa yang pernah menjadi miliknya.
Banyak barang yang dengan sangat mudah kuberikan pada orang lain. Baju, sepatu, uang, tas, buku, dan lain-lain. Tapi ada beberapa hal yang mungkin terlihat sepele, atau tidak terlihat, yang belum bisa kurelakan. Misalnya:
... kotak permen berbentuk mainan. Barang itu memiliki sejarah yang takkan aku lupa, dan dalam salah satu cerpenku, aku menuliskan janji untuk tidak membuangnya.
...sebuah mp3 yang sudah rusak
... beberapa tiket bioskop

tapi hal yang paling susah kurelakan adalah melihat beberapa orang sedang berbahagia dengan orang lain.

Sungguh, sore ini ketika aku melihat betapa ia adalah pria yang ternyata membebaskan wanita itu dari cangkangnya. Sejenak aku merasakan kelegaan yang luar biasa menenangkan, senyuman yang sangat tulus, yang sayangnya hanya bertahan dalam waktu singkat, tergantikan dengan kecemburuan yang membakar sangat amat.

Kemudian aku tertawa saja. Dasar wanita!
I want to be happy for you, i really do... but i just can't.. hehehe.. maybe it's a curse...

Random thoughts.. Again

Sudah sangat lama rasanya sejak terakhir kali saya menulis. Padahal mungkin baru beberapa hari?
Entahlah..
Tapi rasanya kangen blogging.
Life lately.. Full of morning sickness, day fatigueness, and dreamless nights..
It's all hormones!

Ya sudahlah bersabar saja..

Hm.. Ada kemungkinan saya akan merayakan lebaran di bandung tahun ini. Lebaran yang mungkin agak sedih karena kakek saya yang sudah 1 minggu ini ada di rumah sakit.
Dalam keadaan patah tulang, dan ada beberapa masalah dengan jantung,paru-paru dan tentunya berakibat pada ginjal nya yang sudah tidak lagi terlalu berfungsi.

Get well soon gramps..