My girls..

Saya tidak bisa menahan diri sampai di rumah untuk menuliskan perasaan hari ini.
Saya bahagia sekali.
Saya mendapatkan dua dosen pembimbing yang saya inginkan.
Saya bercerita panjang lebar dengan teman-teman saya.
Saya berteriak-teriak dengan mereka sambil karaoke menggila.
Dan kami sadar ini pertama kalinya kami bisa pergi bersama dengan personil lengkap -setelah 4tahun kami berteman.

Saya bahagia sekali, alhamdulillah..

Dan mereka membuat rasa gatal pada luka saya hilang untuk sementara.
I love u guys so much..

wound scratcher

Kota ini menciptakan sebuah persepsi baru untuk saya. Ketika nama kota ini disebut, yang terlintas dipikiran saya adalah perjuangan, pelukan kencang menahan tangis, perpisahan, keinginan berteriak yang susah tertahan, kenangan yang entahlah menyakitkan atau menyenangkan. Dan semua kata maupun kalimat itu merujuk pada satu nama, satu wajah, satu wangi yang khas, satu suara.

Saya ingin muntah.

Bukan karena saya membencinya. Tapi lebih karena rasa bingung dan campur aduk yang keterlaluan mendera saya. Saya bahagia tapi juga merasa tersiksa. Mungkin saya bahagia karena saya suka berada dalam keadaan tertekan.

Saya akan menggambarkan sesuatu disini, lewat kata-kata.

Ketika kamu kecil, kamu terjatuh, kamu terluka. Ibu mengobati lukamu dengan penuh kasih sayang. Membersihkannya dan membubuhi obat disana. Kemudian luka itu mulai membaik, benang-benang fibrinogen terbentuk. Pada saat itu selalu saja ada rasa gatal disekitar luka yang membuatmu ingin mengelupasnya kembali. Jika kamu tidak bisa menahan rasa gatal itu, kamu akan mengelupasnya. Ada sedikit perih, tapi terbayar dengan rasa gatal yang hilang. Luka terbuka lagi. Kamu tidak peduli. Tertutup benang fibrinogen lagi, kamu membukanya lagi. Terus begitu entah sampai kapan. Biasanya kamu tidak ingat.


Selalu deskripsi itu yang saya gunakan untuk menggambarkan perasaan-perasaan saya. Saya selalu terjatuh, terluka, kemudian ibu atau kakak membantu saya mengobati luka saya, tapi saya selalu membuka luka itu kembali dengan mengoreknya. Membuat luka baru. Saya tidak pernah bisa menahan rasa gatal. Saya tidak pernah bisa menahan keinginan diri. Saya belum bisa memenangkan logika diatas perasaan. Ketika saya membuka luka itu kembali, saya merasakan perih, tapi perih itu terbayar dengan rasa gatal yang hilang.

Kemudian ketika luka itu mulai tertutup dan timbul rasa gatal yang baru. Saya merasakan penyesalan yang dalam terhadap apa yang saya lakukan sebelumnya. Jika saja saya sedikit bersabar dan tidak mengorek luka-luka tersebut, saya tidak akan merasakan gatal yang menyiksa ini untuk kedua kalinya.

Antara ingin menggaruknya dan ingin membiarkannya saja agar tidak muncul gatal yang baru. Kenapa saya selalu memikirkan hal-hal seperti ini?
Mungkin karena saya pikir setiap hal itu ada baiknya dirasakan betul-betul.

Ada rasa gatal yang tidak bisa saya tahan lagi setiap kali saya menginjak kota ini. Rasa gatal yang benar-benar menyiksa saya.
dan penyiksaan itu benar-benar saya rasakan sore ini, ketika saya terguyur air hujan.

saya kemudian sadar, bagaimana bisa saya berpikir seperti ini, saat ini?


remember_when____by_charisefoley

Kota ini adalah kota yang indah, dengan segala kekurangannya saya tetap menganggap kota ini adalah kota yang indah. Kota yang hiburannya bukan hanya mall, kota yang kemanapun tetap bisa merasakan udara yang cukup segar dan pemandangan yang cukup indah. Tapi bagaimanapun juga... hal-hal internal tadi membuat keindahan kota ini menjadi susah terlihat.

dedicated to UNIE, untuk sharing kecil hari ini.
Dan Herra, untuk "sakit Bandung". semoga lekas sembuh.
dan untuk semua orang yang hobi menggaruk luka.


Tentang hari ini

1:29:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
Alhamdulillah.. Judul saya sudah di acc.. Ada revisi sedikit, jadi judulnya sekarang gini: "sikap guru, siswa abk dan teman sekelasnya terhadap layanan pendidikan terpadu"
Senang sekali,sudah di acc. Tadi saya mau sekalian melakukan pengajuan dosen pembimbing, padahal si tukang acc nya itu hanya perlu menunggu 5menit saja, tapi dia rupanya tidak mau menunggu. Jadi saya harus ke kampus lagi besok.
Hari ini saya dimintanya datang pukul 8 pagi, ia baru datang pukul 9.30..
Besok saya diminta datang pukul 10, entah ia akan datang jam berapa..
Hehe.. Agak gimanaa gitu..tapi ya alhamdulillah lah.. :-)

Saltum

7:30:00 am tulisan aF^^ 0 anotasi
I feel funny. Pagi ini, seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, saya ke kampus untuk mengajukan judul skripsi. Pagi-pagi sekali saya dibangunkan oleh telfon dari unie, yang ternyata isinya seperti ini:

"fa,pake celana jeans atau gmn?"
"tsrah..ak mah pake rok ksayangan itu.."
"ah ak jg pk clana bahan aj deh..takut saltum nih.."

Nyiahahaha.. Sekarang saya sudah dalam perjalanan menuju kampus dan geli sendiri dengan telfon tadi pagi. Gak penting banget! Tapi memang kami sudah mulai merasa aneh ke kampus. It's been 4 months.. Dan kami sudah mulai terbiasa menggunakan pakaian formal untuk mengajar, jeans sudah lama terlipat di lemari.. Jadi.. Ya memang ada sedikit rasa binggung.. It feels like first year all over again..


i will not say much.. this picture i get from DEVIANT ART says it all..

under_the_summer_sun_by_Pink_Promise

where__d_you_go__by_Pink_Promise

i miss you so much...

wish me luck

6:42:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
i'm about to start a very long road for my final assignment...
WISH ME LUCK EVERYONE!

Wish_me_luck_IR_by_caithness155

besok saya akan melakukan langkah pertama: Mengajukan Judul Skripsi

ada dua:
1. HARAPAN ORANGTUA PADA LAYANAN PENDIDIKAN TERPADU DI SMA LAZUARDI DEPOK..
2. SIKAP GURU, TEMAN DAN SISWA ABK TERHADAP PELAKSANAAN PENDIDIKAN TERPADU DI SMA LAZUARDI DEPOK
the_Good_Luck_Fairy_by_MalvaAlcea

Semoga besok semuanya berjalan lancar... amiin...

GASIBU

setelah sekian lama tidak pergi ke PASAR KAGET GASIBU, hari ini saya kesana... biasanya kan saya cuma ke pasar kaget depan rumah yang barang-barangnya lumayan murah dan berkualitas juga... tapi hari ini saya dan sepupu saya ke GASIBU, dalam rangka olahraga dalam versi belanja.. dan juga dalam rangka mencari sendal crocs palsu untuk paman saya yang notabene sendal itu hanya ada di kings dan GASIBU saja.. di pasar kaget depan rumah juga ada yang jual sendal crocs palsu, tapi pilihannya sedikit dan yang dicari paman saya itu, bentuk nya memang unik.

JADI.. titipan paman saya itu tadi tidak ada... hehehe.. malahan saya yang belanja...
  • 2 buah kaos yang saya kira harganya minimal 40 ribu, tapi ternyata 15ribuan satunya... *SUMPAH nggak pantes banget harganya 15ribu melihat kualitas kaus nya yang bagus dan bentuknya yang bukan oblong biasa.*
  • 1 buah sendal crocs palsu warna pink yang lucu... dengan harga 25 ribu *duh, mahalan sendal daripada baju*
  • 1 buah sendal crocs palsu warna turqouise yang keren untuk kakak saya yang sedang hamil.. nyaman sekali dipakai BuMil... harganya 20 ribu.. *walaupun lebih keren daripada punya saya tapi harganya lebih murah.. huh*
  • 1 buah tas yang sudah lama saya idamkan tapi dulu hanya di jual di kota kembang... harganya 35ribu. *harusnya saya tawar, paling tidak 5 ribu...
Kemudian ini yang sepupu saya beli..
  • 1 buah mainan burung yang bisa terbang untuk keponakannya yang berumur 3 bulan dengan harga 20rb
  • 1 buah bola yang saya katakan sangat baik untuk merangsang motorik dengan harga 6rb
  • 1 buah sepatu coklat lucu dengan harga 30ribu
  • 2 buah sendal rocs palsu untuk ayahnya dengan total harga 43ribu
  • 1 buah mainan entah apa namanya untuk keponakannya lagi, harganya 7.500
  • 1 pc baju untuk mama nya yang sudah request dengan harga 70ribu, harga pas jangan ditawar
udah.. seingat saya kami hanya membeli itu.. terakhir sebelum pulang kami membeli gorengan dan kue ape, kemudian masuk ke dalam mobil yang ternyata eh ternyata, SALAH SATU PINTUNYA BELUM TERTUTUP RAPAT! hiaaaaaaaaaat!!! saya sangat shock.. untung tidak ada barang apapun yang hilang. Aneh, harusnya alarm mobil nyala ketika kita menguncinya dalam keadaan ada pintu yang terbuka.. Hufh... alhamdulillah nggak terjadi apa-apa..

hari ini senangnya belanja...
dan sampai saat ini, dengan mengurangi rasa kebanggan saya akan katakan bahwa saya belum mandi dari tadi pagi, padahal ini sudah pukul 14.00
tidak ada keinginan untuk mandi... karena udaranya dingin.. rasanya seperti bandung jaman dulu, ketika kakek dan nenek saya masih tinggal disini, in this exact house.. :)