Tour De Museum

Sudah sejak lama sekali saya ingin wisata ke museum-museum yang ada di Indonesia... tapi untuk bersikap realistis.. untuk permulaan saya ingin mengunjungi beberapa museum di Jakarta dulu saja. TAPIII berhubung rumah saya di Cinere nun jauh dari mana-mana.. selalu saja niat untuk ke museum ini gagal... Nah, saya sudah merencanakan nih, tanggal 19 Juni nanti, kalau nggak ada halangan apa-apa.. saya mau ke museum-museum yang memungkinkan... ini rencana saya nanti:

1. Museum Gajah
2. Museum Fatahilah
3. Museum wayang
4. Museum Bank Indonesia
5. Museum Seni rupa dan keramik

Melihat jadwal museum-museum tersebut yang buka dari jam 9 - 16.00 saya rasa saya bisa pergi ke 4 diantara museum tersebut karena jaraknya yang katanya berdekatan, yang akan disingkirkan mungkin adalah museum gajah karena letaknya yang paling berbeda.
Perjalanan ini sekaligus akan mewujudkan keinginan saya untuk berkunjung ke kota tua, dan saya sudah berencana untuk menyewa sepea onthel nantinya. Wah, harus bawa kamera dooong!!!!! Saya sudah excited sebelum waktunya. Tanggal 19 Juni kan masih laamaa... Tapi ya.. kalau memang bisa mengunjungi 5-5 nya.. atau paling tidak 4 seperti yang saya bilang tadi... itu urutan yang saya tulis sudah benar karena saya mengurutkan berdasarkan perkiraan alamat dan daya tarik. Museum yang paling kuno saya letakkan di paling atas supaya daya tarik nya tetap WAW.. save the best for last..

tapi gpp dong saya berencana.. okay ini keterangan-keterangan yang sudah saya himpun..

1. Alamat-alamat
Gajah : Jalan Medan Merdeka Barat 12, Jakarta 10110
Fatahilah :Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat
Wayang :Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27-29, Jakarta 11110
BI :Jl. Pintu Besar Utara no. 3
Seni Rupa :Jl. Pos Kota No. 2 Jakarta Barat

2. Harga (urusan harga, saya masih tidak percaya walaupun semuanya bilang It's For Real!)
Gajah : Dewasa Rp.750, Anak Rp.250
Fatahilah : Dewasa 2000, Mahasiswa 1000, Anak 600
BI : GRATIIS
Wayang : Dewasa 2000, Mahasiswa 1000, Anak 600
Senirupa : Dewasa 2000, Mahasiswa 1000, Anak 600

3. Jam buka
Gajah : Hari kerja Ribet, Tapi sabtu 8.30 - 13.30, minggu 8.30 - 14.30
Fatahilah : Selasa-Minggu, 9.00 - 15.00
BI : Sabtu&minggu, 9.00 - 16.00
Wayang : Selasa-Minggu, 9.00 - 15.00
Senirupa : Selasa-Minggu, 9.00 - 15.00

dan berdasarkan hasil diskusi... mungkin saya akan mengutamakan BI-Wayang-Senirupa karena lokasinya yang benar-benar dekat,, oh ya, katanya ada yang paket gitu untuk tour de museum ini... tapi saya belum mencar data-data nya.. we'll see..



ASTAGHFIRULLAHALADZIIIM
ampuni segala dosa dan khilaf ku ya Allah
tegaskan kembali langkahku
luruskanlah jalanku menuju jalan yang kau ridhoi
amin ya rabbal alamiin

tentang si abang

Saya menulis ini tanggal 7 april dan akan saya lanjutkan sekarang...


baru saja saya menulis tentang kabar saya, dan disana saya menuliskan SI ABANG. Saya sedikit merasa bersalah karena sangat amat jarang menulis tentang SI ABANG kan? Jadi SI ABANG adalah my special one *ceilah*. SI ABANG adalah tipe laki-laki yang sangat rapi. Keluarga saya katakan saya adalah orang yang rapi, well dia lebih rapi daripada saya. Nah, walaupun saya orang yang rapi, saya sangat sering meninggalkan barang-barang saya di tempat-tempat yang aneh karena konsentrasi yang sangat mudah terdistraksi. Thank God Si Abang orang yang lebih rapi dari saya dan konsentrasinya sangat baik kecuali kalau ngantuk, sehingga dia selalu tau dimana saya menyimpan apa.Si Abang, saya jarang menuliskan si Abang karena saya adalah tipe orang yang menulikan perasaan tidak senangnya dan jarang menuliskan kebahagiaannya. Jadi bisa disimpulkan saya bahagia dengan si Abang. Saya belum merasakan ada stress apa-apa, tekanan apa-apa kecuali karena selera musik kami yang TOTALLY DIFFERENT. Apa yang dia sukai tidak saya sukai dan apa yang saya sukai tidak membuatnya merasa nyaman. Tapi sejauh ini dengan baik hatinya ia membiarkan saya selalu memindahkan channel radio/playlist sesuka hati saya dan membiarkan saya "mengamuki" nya ketika ia mengganti playlist/chanel radio yang saya sukai. hehehe...

iya itu fotonya sengaja saya hitam putihkan supaya saya gak malu karena pada saat itu saya belum bedakan.. hehehee...

nyata

7:24:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi

Ah, air mata ini mengapa tak juga pergi. Aku ingin keluar merasai angin tapi malu pada matahari yang menampakkan bulu mata basahku, hidung memerahku. Ah, perih ini mengapa tak juga berhenti. Aku ingin berjalan tapi lemas rasanya kaki untuk menapak tanah.

Hidupku ini dua sisi. Bahagia yang semu bersamamu: dalam masa singkat. Kesedihan sesudahnya adalah realita. Setiap kali aku menemuimu, senyummu menguras pergi kotor jelantah. Pikiranku disibukkan tawa dan kesadaran bahwa setiap waktu kebersamaan kita adalah penghargaan yang tidak bisa dibiarkan terlewati begitu saja. Maka aku berbahagia.

Lima menit setelah perpisahan kembali pikiran tentang apa-apa yang terjadi berdatangan seperti hujan yang langsung membuatku kuyup. Datang bersamaan: baik gerimis maupun hujan besar, mereka selalu bersamaan, beramai-ramai. Dan tetes yang paling keras menghantam adalah kenyataan bahwa aku dan kamu selalu bermimpi.

Lelah sekali rasanya ragaku. Waktu-waktu tertentu. Tiga sampai lima jam, yang begitu penuh dengan senyuman dan setelahnya adalah kosong. Lamunan panjang tentang masa dimana tiga sampai lima jam itu tidak akan lagi ada.

Aku. Kamu. Adalah dua kalimat yang terpisah kemudian. Teringat lagu yang kau nyanyikan hari itu,

Hold me close and hold me fast
The magic spell you cast
This is la vie en rose

When you kiss me heaven sighs
And though I close my eyes
I see la vie en rose

When you press me to your heart
I’m in a world apart
A world where roses bloom

And when you speak...angels sing from above
Everyday words seem...to turn into love songs

Give your heart and soul to me
And life will always be
La vie en rose

Aku memberikan segenap hari dan jiwaku kepadamu. Tapi raga ini bukan milik kita saja. Dan taman mawar itu hanya bisa terwujud dalam angan.

surat yang tersimpan

6:22:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi

Tuhan. Ini mungkin adalah suratku untukMu. Atau salah satu karyaku. Tapi yang jelas, aku ingin menanyakan banyak hal tentang hari ini, perasaan cinta dan kehidupan. Apa yang akan terjadi hari ini Tuhan? Adakah sesuatu yang khusus untukku? Atau hanya untuk mereka -yang sedikit kusalahkan atas rasa sakitku- yang akan memulai kehidupan lagi hari ini?

Tuhan, aku tak ingin melarutkan perasaan ini terus menerus. Tapi aku tak mengerti, aku hanya terus terbawa arus. Komponen-komponen tubuhku mendadak seperti diseret air rasa. Aku terus terbawa. Aku tak mau. Bagaimana cara aku berdiri saat aku terjatuh dalam sungai derasMu? Aku merasa seperti banyak lumut dalam aliran deras ini. Sehingga saat aku ingin berdiri, aku terjatuh dan terus saja terjatuh. Badanku tak payah mencoba untuk berdiri. Tapi tak pernah berhasil. Bukankah lumut itu harusnya menjadi sesuatu yang sangat berguna untuk aku, manusia? Tapi mengapa aku selalu saja menyalahkannya? Aku belum bisa mencari keuntungan dari lumut dalam hal ini.

Tuhan, udara tidak terhirup dan terhembus seperti seharusnya hari ini. Oksigen tidak beredar dengan sempurna menit ini. Dan yang parah, karbon dioksida tidak keluar sempurna setiap detiknya. Ada molekul-molekul tercampur di dalamnya yang ikut menempel pula dalam organ tubuhku. Aku sesak. Mungkin ini karena perasaanku yang tidak pernah bernafas dengan baik. Dalam hal perasaan, seringkali aku menghirup udara dan tidak menghembuskannya sempurna.Yang seharusnya ku keluarkan dari tubuhku seperti rasa sakit dan cinta yang terlalu dalam, malah ku simpan dalam tubuh. Tuhanku Yang Sempurna Dalam Mengubah Segalanya, ubahlah sirkulasi perasaanku menjadi lebih baik. Aku tahu, jika aku meminta kesempurnaan, aku tidak bisa belajar. Jadi aku hanya meminta Kau membantuku membuatnya sedikit lebih baik.

Tuhan, maafkan aku. Terkadang aku berpikir, hidupku hambar tanpa dirinya. Hidupku akan menjadi rusak. Walaupun aku tahu ia bukan teman seperjuanganku, bukan orang yang bisa menjadi pemandu hidupku dan pula aku ingin menyingkirkannya. Tapi kemudian saat ia hadir kembali disini bukan untukku, aku menyesalkannya. Siapa yang salah Tuhan? Adakah yang salah? Apakah aku yang terlalu bodoh, memilih orang bodoh? Atau ia yang bodoh, meninggalkan aku? Atau aku saja yang egois? Dapatkah aku menyalahkan seseorang, hanya sekedar untuk kepuasan batinku saja? Tuhan, tolong aku. Aku sadar ia membuatku menafikkanMu. Ia membuatku lupa tentangMu. Dan aku tak mau ini semua terjadi. Sementara ia beranjak suci, aku seperti menampung semua dosa dan nistanya, aku menjadi kotor. Sedangkan aku adalah yang menjaga kesucian. Aku hanya penjaga, aku tetap tak mungkin sebersih suci, tapi paling tidak, aku tak boleh menampung dosa yang kotor.

Apakah semua orang yang jatuh cinta, melupakan Tuhannya?

Tuhan, Kau melihat sendiri kejadian ini. Ia berdiri didepanku, berlutut meminta penerimaan sebulat cincin di tangannya. Berkata-kata manis dan janji seumur hidup, menjanjikan pertanggung jawaban. Ah… aku terharu. Hanya saja, kemudian aku sadar haru yang seharusnya untukku ini, ada di sisi wanita itu, yang sedang ia tatap dalam-dalam matanya. Aku hanya menerima air mata, tanpa rasa haru, melainkan perasaan lain yang juga disertai buliran panas itu. Hasil perintah para syaraf-syaraf hati atas perlakuan kasar yang di hadapkan padaku. Atas perlakuan tidak manusiawinya. Tuhan, pantaskah aku menangis? Apakah aku terlalu mencintainya, aku takut ini semua menjadi salah. Aku tidak boleh mencintai siapapun sebesar ini sebelum cintaku padaMu sebesar ini. Tapi ya, aku mencintaMu.

Down here where I cannot see so clear
I said, what do I know
Show me the right way to go

(Coldplay - Spies)

Tunjukkan aku Tuhan, tunjukkan aku jalan yang baik. Show me the right path to Your way. Your perfect way. Atau jika tak bisa, kuatkan aku. Tolong kuatkan aku menjalani semua cobaan ini. Aku tahu, Kau adalah Maha Penyayang. Kau memberikan cobaan untukku belajar dan Kau tidak memberikannya kecuali aku bisa melewatinya. Maka dari itu, bantulah aku. Karena saat ini, aku agak letih dengan kekacauan yang sedang berlangsung, namun aku tahu tetap harus berusaha tak lelah menghadapinya. Karena aku tidak mau gila.

amazing morning

7:02:00 am tulisan aF^^ 0 anotasi
berhubung PLP sudah lebih santai, saya jalan pagi hari ini. PUkul 6.20 saya berangkat.
Dan inilah mengapa saya sangat menikmati jalan pagi. Saya menemukan hal-hal menyenangkan yang benar-benar menyegarkan kembali pikiran dan hati saya.
Pemandangan Ayah dan anak yang sedang berlatih bandminton. Si ayah membawa sekantong kok dan melemparkannya pada anaknya sambil mengarahkan si anak untuk memukul dengan benar. Tapi ini bukan pemaksaan, mereka berdua tampak bahagia.
Pemandangan kakek dan cucu nya bermain sepeda bersama mengelilingi komplek, si kakek tersenyum pada saya yang memperhatikan cucunya yang lucu sambil berkata kepada saya.. "lho, kok berhenti lari nya.. lari lagii... semangat sampai tua!!!" hehehehe...
pemadangan anak kecil yang ketika melihat saya lari, ia ikut berlari sambil bilang "aku menaaaang!"
Pemandangan segerombolan ibu-bapak-kakek-nenek yang sedang berolahraga tanpa sepatu, berjalan bersama-sama sambil berteriak-teriak. Katanya supaya energi nya benar-benar keluar.. dan begitulah olahraga seharusnya...

saya berkeliling 4 putaran komplek, 1 kali lari, 1 set lompat-lompat ke trotoar yang cukup tinggi. Hanya 30 menit, tapi saya puas.

:)

i have a really good morning...

PLP day 80

LEGA!!!!!!!!!!!

Hari ini ujian PLP... dan alhamdulillah saya merasa cukup sukses.. anak-anak kondusif.. saya bicara cukup jelas dan tidak terlalu cepat.. hasil pembelajran anak-anak baik.. suasana cukup seru..

seneng! lega!

media yang saya buat sampai setengah 2 tadi malam pun cukup memuaskan..

cerita yg lainnya nanti saja ya karena telunjuk saya kena cutter tadi malam jadi susah ngtiknya..

pokoknya perjuangan sedikit menggila selama 2 minggu terakhir, dan sangat gila selama seminggu terakhir.. tidak sia-sia,,,

besok masih masuk plp.. entah sampai kapan.. tapi hanya untuk membereskan ini itu saja kok...

oh ya, saya PLP pasti lebih dari 80 hari, karena saya mulau pertengahan bulan februari..