plp day 47

Saya baru sempat menulis kegiatan PLP kemarin niii... huaahh.. cape skali kemarinnnn... langsung saja saya ceritakan via foto-fotonya yaa...


Ini sebenarnya PLP hari jumat... Ini Fitri yang manggil saya Bu Opah.. dan 2 IKI yang begitu dibilang Hari Ini belajar tentang Tarian Daerah.. langsung joget2x sendiri.. padahal cuma mau ngajarin tarian apa dari daerah mana... Iki yang sebelah kanan.. dia sebenarnya pintar dan ingatannya bagus sekali.. tapi sayang dia tidak lancar bicara... bahkan tidak bicara.. hanya mengeluarkan suara saja...


From ..::deeper than what you think::...
Nah... ini baru PLP kemarin... Ini bukan pramuka, tapi pelajaran yang saya sampaikan.. kemarin saya mengajarkan cara membuat topeng... Seharusnya hanya unutk Ramlan dan Chris, kelas 5 SD Tunagrahita ringan.. tapi Si Aldi(pojok kanan) dari kelas 2 SD Tunagrahita sedang, rupanya nggak ada temen di kelasnya.. jadi saya ajak saja ikut membuat topeng.. hasilnya adalah...

Seharusnya saya ikut memakai topeng yaa... topeng saya lumayan lucu lhooo.. hehehehe... tapi itu topeng yang saya buat ketinggalan di kelas dan saya malas sekali mengambilnya.. kelasnya di atas...
Ini saya foto lebih close up... Topeng mereka lucu-lucu.. baguuss.... cuma memasang tali nya agak kurang rapi.. wajar sih.. memang susah...

From ..::deeper than what you think::...
Ini Kegiatannya anak SLB B.. Itu Bu Unie mengajarkan menggambar dan mewarnai... Dibelakang Bu Unie itu yang pake jilbab merah itu Bu Afifa.. itu masih dalam rangka membuat topeng,,,

dan ini kegiatan pramukanya... Kebetulan Sekolah kita mendapatkan 5 Drum bekas.. jadi mau dimanfaatkan untuk tempat sampah. Rencanany Drum itu akan di cat putih, dan hari selasa ketika kesenian, kegiatan anak-anak adalah menggambar di drum.. Sebelum di cat putih ternyata ada pekerjaan yang cukup berat, Mengampelas... itu anak-anak kita minta bantu untuk mengampelas.. sayangnya cuma 5 orang itu yang masuk... tai mereka cukup bertenaga dan membantu. Sayangnya juga, ketika mau ngecat putih lonceng sudah bunyi... jadi mereka gak ikutan ngecat putih deh... ya nggak apa-apa nanti mereka ikut menggambarnya saja...

Itu yang badannya besar sekali, di sebelahnya YAYA, itu namanya ADE dan dia kelahiran 78! Dia nggak mau manggil kita Bu Guru, manggilnya Neng... ya iyalah,, dia lebih tuaa... hihihihi...
Si Ade super galak sama adek2x kelasny yang bandel.. jadi dia cukup membantu kita ketika ada kegiatan.. hihihi..

enough for today... saya hari ini banyak kerjaan...

plp day 46

hari ini kan seharusnya agenda mengerjakan tugas perpustakaan.. tapi berhubung pekerjaan perpus tinggal sangat sedikit, dan teman-teman saya pada ngajar, jadi saya observasi salah satu kelas yang belum pernah saya masuki sama sekali. kelas 2 SDLB tunagrahita sedang.. anak-anaknya saya sudah kenal, mereka semua lucu-lucu, cakep-cakep.. ah pokoknya menyenangkan. Disana saya membantu mengajarkan membaca. Teknik membacanya per-suku kata. Baguslah.. nggak mengeja lagi... setelah membaca di dikte.. baguslah.. membaca dan menulis itu memang harus beriringan.. setelah itu mewarnai deh.. latihan untuk lomba antar SDLB se bandung di Kebun Binatang... tanggal 22 april nanti..

hari ini cukup santai dan menyenangkan..

Saya baru saja menyelesaikan membuat media untuk mengajar besok. Besok saya mengajar di kelas Ramlan dan Ivan lagi, kelas 4-5 SDLB Tunagrahita ringan. Saya akan mengajarkan tentang bangun datar dan cara membuat topemg.. Mudah-mudahan seru deh.. :)

Kemudian besok pramuka nya adalah.. mengecat Tong Sampah supaya bagus. Besok sih sekedar mengecat jadi warna putih.. Nanti hari selasa baru di cat warna-warni dengan gambar anak-anak..

sip.. good night.. saya sudah ngantuk...

celoteh

hari ini aku membalikkan kalender ku ke beberapa tahun silam. Tahun-tahun dimana aku hidup dalam mimpiku. Bersama orang yang paling aku sayangi hidup dalam kamar yang menampung kisah kami. Tahun itu pepatah dunia milik berdua memang yang paling tepat menggambarkan kami. Setidaknya bagiku.
Hari ini aku kembali ke masa itu.
Aku melangkah mundur.. terus dan terus dan terus. Dengan harapan langkah mundur itu akan membuat rasa rinduku hilang. dan kosong dihatiku terisi.
Ketika aku sampai tadi, aku merasakan perasaan hangat itu. kekosongan yang terisi. aku kehilangan semua kata dan kalimat yang ingin aku ucapkan. aku ingin menangis. dan permintaan maaf dan terima kasih yang sudah kusiapkan hilang bersama rasa takut akan kehilangan yang selalu menghantui.

Tapi langkah pertamaku kembali ke hari ini, yang terasa adalah kekosongan yang semakin besar menyiksaku. Rasa rindu yang paling menyiksa. dan yang paling parah adalah kedinginan yang sangat menusuk.

langkah yang paling benar memang seharusnya maju, bukannya ditempat, apalagi mundur.



ah sudahlah..

plp day 45

7:15:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
Hari ini, saya mengajar tentang mata uang. Lumayan seru sih.. cuma ya gitu... saya mengajarkan tentang uang logam 100,200,500 dan 1000. Padahal yang sekarang masih sering di gunakan hanya uang logam 500. Anak-anak itu paling hapal uang 500. Note: mereka belum hafal angka makanya tidak terlalu bisa ketika ditanya mana yang 100,200,500 atau seribu. Jadi saya mengajarkan dengan bentuk dan gambarnya.
Hasil akhir pelajaran, selain uang 500 rata-rata mereka jadi tahu uang 200 dan 1000 karena gambar nya jelas.
Ah, saya tidak suka.
Tapi pembelajaran hari ini sukses. Tapi saya tidak suka.

Kemudian ada salah satu dosen yang datang hari ini ke SLB tempat PLP kami. Ia kemudian bicara panjang lebar tentang filosofi inklusi dan sekolah inklusi yang selama ini salah kaprah. Memang sih sekolah inklusi yang ada saat ini, dimanapun itu, belum ideal seperti sekolah inklusi yang seharusnya. Tapi setidaknya tidak seburuk yang ia katakan, saya sangat yakin ia belum pernah ke sekolah-sekolah yang pernah saya kunjungi, yang sangat ramah dan membuat belajar menjadi menyenangkan.
Ah pokoknya saya sebel sekali sama dosen itu... kuno sekali.. maaf2x kalau saya katakan ia close minded dan kurang cerdas.
saya bukannya merasa lebih pintar daripada dia, tapi saya tahu pengetahuan saya dalam hal ini lebih baik daripada dia saya sangaaat yakin ia belum pernah ke sekolah-sekolah yang pernah saya kunjungi itu.

ia menolak inklusi. itu salah.

Saya mendukung sekolah inklusi, tapi saya juga tidak kemudian mengatakan SLB itu jelek. Saya setuju anak-anak tertentu akan lebih baik sekolah di SLB karena mungkin ia akan merasa minder di sekolah reguler.

oh iya, tadi si dosen katakn gini: "Soalnya setting guru-guru umum itu udah untuk klasikal jadi nggak bisa kalo disuruh inklusi. kalo di slb kan individual itu lebih baik untuk anak"
hahaha.. padahal di slb juga klasikal, atau paling tidak, tidak individual. malah di sekolah inklusi lebih individu karena mereka punya pembimbing khusus dan layanan khusus.


apa kabar?

karena tiba-tiba ingin sms kawan lama akhirnya muncul lah pertanyaan basa-basi yang sungguhlah sangat saya sukai "apa kabar?" yang notabene sudah lama tidak saya jawab dengan cara yang sangat saya sukai. Hari ini saya menjawab dengan cara yang saya sukai.. begini kira-kira jawaban saya kalau saya boleh sms panjang

kabar saya?

saya masih selalu menggunakan sandal marvin yang super membuat saya semakin kaya alien, tapi sumpah itu sandal nyaman sekali
saya masih suka melankolis nggak jelas dan mengurung diri seharian dikamar internetan, nonton dvd, bengong, tidur dan mengulangi kegiatan tersebut berulang kali sampai waktu makan
saya masih suka ngeluh tentang kejadian-kejadian sepele tapi tetap saja senyum-senyum
saya masih sering pusing
dan hari saya merasa lelah sekali entah kenapa, dan juga badan saya kepanasan tapi mungkin karena hujan jadi kaki saya yang super sensitif terasa beku.
hari ini pun saya merasakan kesepian yang sangat menyiksa karena kangen temen-temen kampus saya, kangen si yang saya sms itu, kangen si abang, kangen ayah-ibu-kakak saya, dan sangat kangen beberapa temen sma saya.

let's meet!

4:12:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
kamu seperti teman yang sebenarnya selalu ada, tapi tidak pernah mampun untuk ku sentuh.
kamu seperti seseorang yang sebenarnya tidak ada, tapi selalu mampu berkomunikasi denganku

Imaginary Friend by Nelvento

Pada detik-detik seperti ini, pada masa-masa seperti ini, aku tidak bisa mengetahui dengan pasti bagaimana kebenaran keberadaan dirimu
baik itu di dunia, atau di duniaku.
ataukah di bumi, atau di bumiku.
bisa pula di sekitarku.
tapi yang terpenting, apakah kau benar-benar nyata, atau selama ini kau hanya bayanganku?

Tapi bagaimana mungkin kau hanyalah bayangan. Aku ingat betul bagaimana kau selalu memelukku kencang. Aku ingat betul bagaimana kau selalu menemaniku sampai larut malam. Aku ingat betul bagaimana kau menerangkan padaku tentang hujan. Aku ingat betul bagaimana perasaan-perasaanku padamu.
Tapi jika kau benar-benar nyata, mengapa tak pernah bisa kugapai kehangatanmu itu? Mengapa tak lagi kudengar suaramu? mengapa tak lagi pernah kusapa jemarimu? mengapa tak lagi pernah kulihat wajahmu?

Aku tak ernah ingin lupa wajahmu, suaramu, genggamanmu, ceritamu. Tapi semua itu sedikit demi sedikit mulai hilang terbaur kenyataan.

aku merindukanmu
temui aku besok di kedai itu
di belakang perpustakaan yang menyimpan kisah kita
bawa aku ke bukit yang pernah kita singgahi

sorry by Cyousoon

aku akan menyampaikan padamu permintaan maafku yang tidak pernah benar-benar kusampaikan

plp day 44

4:00:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
hari ini olahraganya lumayan seru... tapi lagi-lagi saya tidak membawa kamera.. :(
Jadi olahraga hari ini melatih koordinasi mata, tangan dan kaki; konsentrasi, dan motorik kasar. Hari ini, kami membawa bingkai sandal karet, anak-anak kami suruh berjalan di atas bingkai-bingkai tersebut. Tapi kan setiap anak hanya mempunyai 3 bingkai, sedangkan panjang perjalananna membutuhkan lebih dari 3 bingkai, jadi setiap 1 langkah, mereka harus membawa 1 bingkai lagi. Gitu deh pokoknya susah jelasinnya,,, yang jelas seru!

Tapi hari ini entah mengapa anak-anak lebih agresif dairpada biasanya, kamipun lebih lelah daripada biasanya.. :(

Cerita hari ini cuma itu. Memang hanya itu yang dikerjakan. Besok saya akan mengajar tentang uang...