i'm tired

i'm so tired and i really need you to be here with me...


Sudah 8 jam lamanya saya mengerjakan tugas untuk besok. dan 8 jam ini bukan berarti tugas saya sudah selesai. Dan ini lah saya alih-alih menyelesaikan tugas, justru menyempatkan untuk menuliskan semuanya. Membuang lebih banyak waktu. Pagi tadi saya bangun pukul 5 dan siap-siap bekerja. Saya berangkat pukul 7.30, mengajar sampai pukul 10.00 dan setelah makan 10 menit, saya mengerjakan tugas perpustakaan, duduk selama kurang lebih 3 jam. Pulang, makan siang, mengerjakan persiapan mengajar untuk besok. Sampai sekarang belum juga selesai dan masih banyak yang harus dilakukan.

Dan pada keadaan seperti inilah saya ingat bahwa saya memang tidak ingin menjadi guru. Menjadi guru itu pekerjaan yang sangat sulit dan melelahkan. Menjadi guru adalah tugas yang sangat berat pula tanggung jawab dan amanatnya.

Saya ingin pulang. Saya ingin menangis. Saya tidak ska memaksakan diri saya sendiri.

PLP day 30+31

3:06:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
aih! satu bulaaan!! seharusnya sudah lebih tapi saya beberapa kali membolos..
Kemarin saya tidak menulis?
DAY 30
Well.. kemarin.. saya mengajar siswa kelas 1 dan 2 smp yang bergabung dalam 1 kelas. 9 orang! Itu adalah jumlah yang terlalu banyak untuk standar kelas di SLB. tapi tidak apa-apa karena diantara 9 oang terebut semuana anak yang baik dan ramah dan tidak suka menggoda kecuali 1 orang. Saya mengajarkan tentang latihan kekuatan otot tangan dan kaki. Siapapun yang mengenal saya pasti menertawakan kalau tahu saya mengajar pelajaran olahraga. Ketika sekolah dulu, saya adalah tipe anak yang ketika olahraga hanya duduk-duduk dipinggir lapangan berharap tidak disadari keberadaannya sehingga tidak harus melakukan kegiatan apapun di lapangan. Saya sama sekali tidak suka olahraga yang dilakukan secara bersama-sama dan memiliki aturan-aturan. Makanya kalau pelajarannya lari atau jalan cepat, saya akan berada di barisan paling depan.
Kemarin saya mengajarkan 6 gerakan saja. Barbel ke atas, barbel ke samping, gerakan meremas *kalau memmang itu namanya, sungguhlah tidak enak diucapkan*, gerakan melompat di tempat, melompat sampai sasaran tertentu dan naik-turun kursi.
Semuanya cukup simpel.. tujuan pembelajarannya adalah supaya anak-anak tahu bahwa gerakan-gerakan tersebut berguna untuk melatih kekuatan otot tangan dan kaki. Ah, tidak terlalu penting untuk diketahui sebenarnya. Tapi biarlah, saya adalah mahasiswa PLP yang harus nurut karena masih bodoh katanya.
Hasil pembelajaran, mereka tahu nama-nama gerakan itu dan tahu mana yang berguna untuk melatih tangan, mana yang untuk melatih kaki.
Pembelajaran selesai tepat pada waktunya. 70 menit. Kemudian saya main badminton bersama anak-anak sampai istirahat 1 jam kemudian.

DAY 31
Hari ini saya mengajar kelas 2 SMP tunagrahita ringan. Saya mengajarkan tentang Adab makan dan minum yang baik, dan sistem pencernaan manusia. Saya merasa pembelajaran cukup lancar dan cukup tepat waktu. Kegiatan hari ini adalah... Makan nasi kuning bersama!! hehehe... pembelajaran adab makan dan minum langsung saya ajarkan dengan praktek, karena itu lebih efektif dan tentu saja anak-anak lebih senang. Kelas berisi 4 orang, 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Semuanya pemalu jadi saya agak kesulitan membuat suasana kelas yang menyenangkan. karena saya juga pendiam.. dan saya tidak bisa bahasa sundaaa padahal mereka semua berbahasa sunda... huhu... baiklah tidak apa-apa. saya tahu mereka sebenarnya cerewet tapi tidak mau bicara ketika di kelas. Saya pikir mungkin guru kelas mereka galak. Biarlah.. Yang penting ketika pembelajaran saya, mereka tidak aneh-aneh sehingga kondisi kelas tetap terkontrol.
Setelah seleesai makan, saya mengadakan evaluasi tentang sistem pencernaan. Dari 4 orang tersebut yang kelihatan masih sangat bingung hanya 1 orang. Hal ini dikarenakan oleh ia tidak bisa membacaa... padahal teman-temannya sudah sangat lancar membaca. Jadi kemudian saya minta ia untuk maju dan saya membimbingnya secara individual. Hasilnya lumayan lah.
Setelah itu.. karena saya diminta melanjutkan pembelajaran selama 1 jam lagi, saya isi 1 jam tersebut dengan mengadakan lomba cerdas cermat. Awalnya pertanyaan yang saya berikan hanya pertanyaan sekitar pencernaan manusia, adab makan dan minum, dan makanan khas pulau jawa. Tapi karena saya lihat mereka sudah sangat hapal dengan jawabannya, saya mengganti dengan soal matematika. Suasana kelas kemudian semakin ramai dan alhamdulillah menyenangkan... :)

Selesai mengajar, sesuai dengan jadwal hari jumat, saya dan teman-teman mengelola perpustakaan. Hari ini semua buku selesai diberi kode dan tinggal 10 buku yang belum di sampul.

Besok saya mengajar kelas 1-2 SMP lagi, yang 9 orang itu... saya akan mengajar tentang Pola Makan yang Sehat. Saya membawakan sesuatu yang baru ke mereka. PIRAMIDA MAKANAN SEHAT. Ini adalah percobaan saya.. mengganti kebiasaan mengajarkan makan sehat dengan 4 sehat 5 sempurna yang sebenarnya sangat kuno. We'll see.. semoga anak-anak bisa mencerna pembelajaran dengan baik.. wish me luck!

say**a

malam ini playlist saya dengan kejamnya memutarkan lagu Saybia - The Second You Sleep.
Sungguh, saya pikir sudah sangat lama saya menghapusnya.
Ketika awal muncul lagu itu, saya -seperti remaja pada umumnya ketika itu- menyukai lagu melankolis itu.
Sebagai seorang yang cukup mengapresiasi musik, dan sebagai seorang yang bisa dikatakan tidak akan tersinggung kalau dicap sebagai drama queen, saya memiliki soundtrack untuk setiap masa dalam hidup saya.

Lagu saybia itu berada dalam satu fase kehidupan saya. Fase itu tidak hanya memiliki satu lagu.. Ada juga lagu Gigi - Andai, lagu soundtrack ada apa dengan cinta Tentang Seseorang.
dan semua lagu itu, telah sejak lama saya hindari. Sungguh, tidak ada satu hal pun yang bisa membuat saya bahagia dari fase itu, kecuali bahwa pada ketika itu saya merasa bahagia. Lho?

begini.. ketika saya berada dalam tahapan kehidupan itu, saya merasa cukup bahagia karena saya yang masih sangat polos tak bermotif ketika itu, tidak tahu sama sekali bahwa saya sedang dibohongi, dipermainkan.

Tadi saya menyebutkan 3 lagu, lagu-lagu itu adalah lagu yang PALING membuat saya ingin muntah karena mengingat kisah tersebut. Tapi diantara yang PALING itu, lagu saybia lah yang terbukti sudah membuat saya benar-benar muntah malam ini.

Saya tidak ingin menceritakan kisah itu disini. Tapi saya ingin menceritakan bahwa kisah itu adalah salah satu kejanggalan dalam hidup saya yang mengubah persepsi saya terhadap 1 hal, yaitu tentang kepercayaan.

Sampai saat ini saya percaya dengan kata dan rasa cinta. saya juga percaya bahwa sejelek dan seburuk apapun saya, saya masih pantas untuk dicintai. Tapi siapa yang mencintai saya, apaka seseorang benar-benar mencintai saya, itu yang sulit untuk saya percaya. Kepercayaan itu saya yakin sulit untuk saya dapatkan karena 2 hal. Hal pertama adalah hal yang sejak tadi saya ceritakan dan hal kedua adalah kejadian 4 tahun yang lalu yang juga tidak akan saya ceritakan demi etika.

Jadi, saya akan meninggalkan tulisan ini menggntung begitu saja karena saya tidak ingin bercerita lebih jauh, tapi juga tidak ingin tidak menuliskan ini. Mungkin suatu hari akan saya tuliskan, mungkin tidak. entahlah.
sejauh ini hanya ada satu orang yang tahu tentang 2 hal yang mengubah kepercayaan saya terhadap rasa cinta. dan saya rasa tidak akan ada lgi yang tahu kecuali satu orang itu.

i dont even want to write the band's name anymore

End of The rainbow

9:06:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
saya pernah post ini: lagu apa ini

sekarang saya tahuu!!!
setelah benar-benar mendengarkan liriknya, saya menuliskannya di google dan ternyata sekarang sudah ada yang menuliskan liriknya... judulnya end of a rainbow...

ini video dari youtube nya:




And now… I promise you…
That I will so… so close to you…
Like you want me too…
Like I want it too…

And now… I think I’m in
love with you…
And…this scenes…got my eyes on
you
For the first time..
And now... I’ll pick up the star for you…
If you love me too…
And now... I’ll fly you to the sun over the seven sky till the end of the rainbow...
If you love me too...

Let my love light your life and embrace your heart…
Let my love melt into your soul

PLP day 29

2:25:00 pm tulisan aF^^ 0 anotasi
hari ini karena masa ujian, maka di sekolah tidak diadakan senam kebugaran jasmani. Saya dan teman-teman merasa sudah seharusnya tetap diadakan kegiatan olahraga bersama karena jika tidak, anak-anak yang tidak ujian akan kurang kebugarannya. Saya lihat kegiatan olahraga yang signifikan hanya ketika SKJ saja.
Akhirnya saya dan teman-teman mengajak anak yang tidak ujian berjalan-jalan ke lapangan yang ada di kecamatan tersebut. Cukup jauh dan kami harus menyeberang. Tapi tetap kami jalankan. Kami berjalan sambil bernyanyi berbagai lagu anak-anak. Menyenangkan walaupun tetap saja ada anak-anak yang maunya lari-larian, ketika dilarang teriak-teriak. Tapi tetap saja menyenangkan.
Suasananya tadi cukup terkendali alhamdulillah...

daaaannn hasilnya tenaga anak-anak terkuras sehingga di sekolah mereka tidak se hiper biasanya.. :p

konser

Sejak kecil, ayah membiasakan kami untuk tidak bermewah-mewah. Sekalipun saya sudah menabung berbulan-bulan untuk membeli sebuah bawang, jika barang itu dianggapnya salah satu bentuk "bermewah-mewah" ia tidak akan memberi restu untuk saya.
Ayah tidak mau anak-anaknya terbiasa menjadi orang yang menghalalkan berbagai cara untuk kebahagiaan duniawi. Ayah selalu menekankan kesederhanaan.
Salah satu bentuk kemewahan itu adalah menonton konser secara live. Ayah tidak pernah setuju kami menonton live music concert. KARENA..

1. Seringkali terjadi hal-hal menyeramkan pada acara semacam itu.
2. biayanya selalu mahal padahal selalu diputar di stasiun TV swasta. Sama-sama mendengar musik kan?

saya selalu bisa membantah alasan yang pertama. Karena biasanya konser musik yang mengundang preman, atau mengundang "perpingsanan" adalah konser musik rock, atau sering juga konser musik pop yang sedang digandrungi. Tapi selera musik saya tidak umum di kalangan remaja. Sejak dulu saya suka lagu swing dan jazz. Atau Opera. Biasa nya konser semacam itu tidak penuh sesak.
Saya selalu meyakinkan ayah bahwa saya akan baik-baik saja. Tapi kemudian ayah akan mengatakan alasan kedua.

Hari ini saya berpikir..

dalam waktu dekat, the trees and the wild akan konser di Bandung, di acara yang diselenggarakan oleh produsen rokok. Saya ingiiiiiiiiiiin sekali melihatnya. The trees and the wild adalah salah satu indie band yang unik dan berbeda. Tapi saya masih tertahan oleh ajaran ayah sejak dulu. Kemudian tadi di radio, saya mendengar berita bahwa Kings of Convinience akan tampil di Indonesia, lebih tepatnya di Bandung dan di Jakarta... KINGS OF CONVINIENCE!!! how can i refuse that? saya pikir.
Saya juga selalu merasakan perasaan aneh setiap kali Java Jazz dan Jazz goes to campus di gelar. perasaan sangat ignin mengumpulkan uang dan membeli tiketnya, tapi juga rasa tidak rela mengeluarkan uangnya. Dari konser-konser tersebut yang ditayangkan full di TV hanya JJF. Tapi tetap saja saya merasa kurang rela membeli tiketnya.

Malam iniii... saya benar-benar merasakan perasaan aneh itu lagi. Antara keinginan yang sangat kuat untuk pergi dan ketidakinginan membuang uang saya untuk hiburan yang bisa saya cari di tempat dan objek lain. Oh dilema.. ah pilihan!

*official site untuk acara yang ada TTATW nya gak bisa dibuka, jad saya bukakan liputannya saja

akibat terlalu banyk bermimpi

sore ini, akibat tidur yang berkepanjangan dan segelas kopi yang ternyata kurang menyegarkan, saya berpikir tentang hadiah yang baik untuk saya. Bukan hadiah ulang tahun karena ulang tahun saya masih lama dan saya tidak terlalu mengganggap ulang tahun adalah hari yang penting. Sekedar hadiah untuk diri saya, kalau merasa ada yang mau memberikan saya hadiah...

baiklah untuk memuaskan hati saya, saya akan menuliskan daftar hal-hal yang bisa menjadi hadah untuk saya...

1. 1 toples kunang-kunang


2. a 20 minutes of this


3. exactly this, without all the talking. I HATE TALKING..
4. Satu hari yang sepi

5. A day at Spa

6. stranger to talk to


saya rasa apa yang saya inginkan bukanlah hal-hal yang sulit untuk didapatkan. Itu semua hanya membutuhkan waktu. dan tentu saja uang. yang mana keduanya tidak saya miliki. saya tidak lagi memiliki waktu untuk sendiri. telinga saya selalu mendengar pertanyaan dan komentar yang kesemuanya harus saya jawab. dan saya belum bekerja.